Polisi Probolinggo Ikuti Penyuluhan Bahasa Indobesia

Polres Probolinggo – Balai Bahasa Jawa Timur menggelar penyuluhan Bahasa Indonesia untuk anggota Polri yang berlangsung di ruang Rupatama Parama Satwika Polres Probolinggo, Rabu (11/4/2018).

Badan publik adalah lembaga pemerintah dan/atau swasta yang berfungsi sebagai pelayan masyarakat dalam bentuk kebutuhan, baik informasi, jasa, bahkan tempat berkonsultasi. Wujud dari badan publik adalah lembaga eksekutif, legislatif, yudikatif, dan badan lainnya yang sebagaian atau bahkan seluruh pendanaan kegiatannya bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) atau Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), atau bahkan kedua-duanya. Kemudian organisasi nonpemerintah yang berfungsi sebagai pengayom masyarakat pada kondisi-kondisi tertentu, termasuk juga bagian dari badan publik.

Pembenahan kebahasaan terutama penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam penulisan naskah dinas pada setiap instansi di Provinsi Bengkulu sangat perlu diperhatikan jika kita merujuk pada UU No.24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangssan. Ini menjadi sangat penting karena instansi publik adalah teladan dan teman masyarakat dalam memberikan pelayanan.

Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan selama tiga hari, yakni tanggal 11-13 April. Peserta penyuluhannya meliputi anggota Polres Probolinggo dan polsek jajaran. Sedangkan sebagai narasumber yang mewakili Kepala Badan Bahasa Jawa Timur yakni Yani Paryono.

Kapolres Probolinggo AKBP Fadly Samad, dalam sambutannya menyampaikan, tujuan dari penyuluhan bahasa ini agar anggota dapat melayani masyarakat secara profesional serta sebagai penunjang kinerja sehari-hari. “Mari jadikan penyuluhan ini sebagai pembelajaran untuk penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar,” tuturnya.

SAMBANGI PONPES | DOKPOL POLRES PROBOLINGGO BERIKAN PENGOBATAN GRATIS

PROBOLINGGO, Ratusan Santri di Ponpes Raudlatul Jannah di Desa Klaseman Kecamatan Gending Kabupaten Probolinggo, Mendapatkan pengobatan Gratis dari Dokpol Polres Probolinggo, Selasa (10/4) sekitar pukul 14.45 WIB.

Pengobatan Gratis pada Ratusan santri itu di lakukan, karena kepedulian Polres Probolinggo pada lembaga Pendidikan di wilayah Hukumnya.

Sebelum dilakukan pengobatan, Dokpol bersama anggota Polsek Gending langsung menunaikan sholat Ashar berjemaah di lokasi Pondok.

Usai Sholat Ashar berjamaah, Dokpol melakukan pengobatan di Aula Pondok Pesantren Raudlatul Jannah.

Ratusan Santri langsung antri untuk dilakukan pengobatan oleh Dokter Kepolisian Resort Probolinggo.

“Alhamdulillah, ada 157 orang Santri yang di lakukan pengobatan gratis,”jelas Kapolres Probolinggo AKBP Fadly Samad melalui Paurkes Aiptu Listiawan Hendro Winarno.

Menurut Hendro, dia melakukan bakti sosial di Pondok Pesantren karena kepedulian Polres Probolinggo pada lembaga pendidikan.

“Ini sebagai bentuk Kepedulian Polres Probolinggo dan mendukung Program Satgas Nusantara,”akunya.

Selain itu masih kata Hendro, Bakti Sosial itu sekaligus upaya polisi untuk lebih dekat dengan masyarakat.

“Pengobatan gratis ini selain membantu meringankan masyarakat, juga mewujudkan paradigma Polri yang bersahaja, dicintai, dan semakin dekat dengan masyarakat,”pungkasnya

TIMDOKPOL

Empat Jabatan di Polres Probolinggo Diisi Perwira Baru

Polres Probolinggo – Mutasi jabatan kembali terjadi di tubuh Polres Probolinggo. Dalam upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) di ruang eksekutif Parama Satwika mapolres, Senin (9/4), ada empat perwira yang dimutasi. Jabatan yang diduduki oleh wajah baru itu yakni Wakapolres, Kabagren, Kapolsek Kraksaan, dan Kapolsek Dringu.

Upacara tersebut dihadiri oleh seluruh anggota, jajaran staf dan polsek Polres Probolinggo serta Bhayangkari. Wakapolres yang sebelumnya dijabat oleh Kompol Hendy Kurniawan yang kini ditugaskan sebagai Wakapolres Kediri Kota digantikan oleh Ali Rahmat yang sebelumnya menjabat Kanit II Bagwassidik Ditreskrimsus Polda Jatim. Sedangkan Kompol Budi Harianto dari Kapolsek Kraksaan kini menjabat Kapolsek Klojen Polres Malang Kota digantikan oleh AKP Dr. Joko Yuwono yang dulunya sebagai Kasubbagdalops Polres Malang.

Sementara Kabagren Kompol Suparlan yang mutasi menjabat Kabagren Polres Probolinggo Kota digantikan oleh Kompol Sudibyo dari Kanit III/Tanah Subdit II Ditreskrimum Polda Jatim. Sedangkan Kapolsek Dringu AKP Suparmin yang kini ditugaskan sebagai Kasubbaghukum Polres Probolinggo digantikan oleh AKP Purwanto Sigit Raharjo dari Kasat Lantas Madiun Kota.

Kapolres Probolinggo AKBP Fadly Samad menuturkan, mutasi yang dilakukan dalam institusi Polri merupakan hal yang wajar. “Mutasi jabatan merupakan hal yang lumrah di tubuh Polri. Selain itu, mutasi juga dilakukan sebagai tolak ukur kinerja dan pemerataan anggota. Dengan hal itu kami berharap adanya penyegaran organisasi ke depannya,” ucapnya.

Kapolres juga mengharapkan perwira yang menduduki jabatan baru dapat seger beradaptasi. “Dengan adanya jabatan baru, tentu juga disertai tugas dan tanggung jawab baru pula. Kepada pejabat lama kami ucapkan banyak terima kasih atas kerja samanya selama ini,” imbuhnya.

RAMAI !!! Ada Road Show di Taman Hiburan SL Park Kraksaan

PROBOLINGGO | Kraksaan – Pada tahun 2018 ini Polri membuka pendaftaran atau penerimaan anggota Polri. Pendaftaran yang dibuka meliputi empat jalur seleksi, jalur seleksi Taruna Akpol, Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS), jalur Brigadir dan jalur Tamtama. Untuk lebih menarik minat masyarakat, Polres Probolinggo dalam hal ini Bagian SDM menyelenggarakan roadshow.

Sebagaimana disampaikan Kabag SDM Polres Probolinggo Kompol Sutantyo S.H., “Polri memanggil putra/putri terbaik untuk bergabung dalam Korps Bhayangkara Polri untuk mewujudkan Masyarakat yang Tata Titi Tentrem Kerta Raharja.”

Roadshow bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada calon pendaftar, orang tua calon dan masyarakat luas mengenai proses, tahapan seleksi, dan standar yang diterapkan di setiap tahapan atau item tes.

Roadshow digelar pada Minggu 08 April 2018 di Taman Hiburan Sumber Lele Park (SL) Kraksaan. Pada kegiatan Roadshow digelar berbagai peragaan dan peralatan Polri. Mulai dari Seragam Dinas Kepolisian diantaranya Seragam Propam, Koprs Brimob, Koprs Polairud, Korps Sabhara dan Korps Lantas.

Menariknya dalam peragaan kali ini seluruh Polwan Polres Probolinggo dilibatkan langsung pada peragaanya yang berkeliling taman hiburan sembari memberikan Brosur penerimaan Polri.

Guna melengkapi kegiatan Road Show ini, Tim Dokpol Polres Probolinggo juga mendirikan Pos Kesehatan Gratis bagi masyarakat yang hadir ditaman SL Park Kraksaan.

Selama kegiatan berlangsung situasi dalam keadaan aman, lancar, terkendali dan ditutup dengan sesi foto bersama. (Humas Polres Probolinggo)

Warga Serbu Taman Hiburan, Ada Pelayanan Kesehatan Gratis Polres Probolinggo

PROBOLINGGO, Dilokasi taman Hiburan wilayah Kecamatan Kraksaan, Dokter Kepolisian (Dokpol) Resort Probolinggo membuka Pos Kesehatan di lokasi Taman Sumber Lele (SL) Park Desa Sumber Lele Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo, Minggu (8/04).

Dibukanya Pos Kesehatan di SL Prak pada pagi hari oleh Dokpol Polres Probolinggo, sebagai bentuk Pelayanan Prima di satuan Polri pada masyarakat setempat.

Warga yang mengetahui adanya Pos Kesehatan itu, langsung menyemut untuk melakukan konsultasi kesehatan serta dilakukan pemeriksaan secara gratis oleh tim Dokpol Polres Probolinggo.

Pantuan di lapangan, warga yng menikmati Pemeriksaan tersebut berbagai ragam. Baik dari kalangan Muda dan Mudi.

“Pak minta tolong, periksakan saya pak?,”pinta seorang warga di lokasi Pos Kesehatan Dokpol Polres Probolinggo.

Dengan sigap, tim Dokpol langsung melakukan Tensi pada warga di lokasi. Ditemukan setelah dilakukan pemeriksaan, darahnya mencapai 140.
“Setelah di lakukan Tensi, darah ibu naik,”jelas Paur Kesehatan Polres Probolinggo AIPTU Hendro.

Selanjutnya, tim Dokpol langsung memberikan Obat-obatan pada warga yang sudah dilakukan pemeriksaan kesehatan.

“Ini diminum sesudah makan sehari 2 kali. Semoga Allah SWT, mengangkat penyakit ibu dan segera pulih kembali,”pesannya.

Menurut Hendro, kalau di bukanya Pos Kesehatan tersebut sebagai bentuk pelayanan prima Polri pada Masyarakat utamanya Polres Probolinggo.

“Karena Polisi itu bekerja melayani selama 24 jam penuh. Inilah pengabdian kami pada masyarakat,”ujarnya.

Perlu diketahui, di lokasi yang sama terdapat Road Show Sosialisasi Penerimaan Polri tahun 2018 yang di lakukan oleh Polres Probolinggo. (tim dokpol)

WUJUDKAN KESEHATAN ONTHELIS, DOKPOL POLRES PROBOLINGGO DIRIKAN POS KESEHATAN

PROBOLINGGO – Keberadaan Pos Kesehatan yang di dirikan oleh Dokpol Polres Probolinggo, di lokasi bermalam Touring sepeda onthel di Ponpes Zainul Hasan Genggong, ternyata di buru oleh peserta Gowes yang di lepas dari Anyer hingga Sanur Bali yang berjarak 1500 kilometer.

Peserta gowes tersebut, langsung mendatangi lokasi Pos Kesehatan yang di buka di lokasi penginapan Ponpes Zainul Hasan Genggong. Mereka para peserta Gowes berada di Kabupaten Probolinggo, selama dua Hari yaitu pada (5-6/4).

Peserta Gowes menjelang kongres International Veteran Cycle Association (IVCA) di Bali itu, meminta sejumlah vitamin dan dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh Dokpo Polres Probolinggo.

Pantauan di lapangan, Pos Kesehatan yang di buka Dokpol Polres Probolinggo tersebut, langsung di serbu oleh peserta gowes.

Kepada tim Dokpol, mereka meminta untuk dilakukan Cek Kesehatannya. Kawatir, kondisi kesehatan kurang fit karena mengingat finish di Sanur Bali masih kurang ratusan Kilometer lagi.

Setelah mendapatkan pemeriksaan kesehatan, Peserta mendapatkan obat-obatan dan vitamin untuk menjaga stamina para peserta.

“Dokpol Polres Probolinggo, membuka Pos Kesehatan serta terus melakukan pemantauan hingga peserta meninggalkan Wilayah Hukum Polres Probolinggo,”ungkap Paur Kesehatan Polres Probolinggo, AIPTU L Hendro.

Hendro melanjutkan, kalau keberadaan pos kesehatan di penginapan Gowes sangat membantu.

“Peserta gowes menikmati betul dan Alhamdulillah ada 23 orang langsung melakukan cek kesehatan,”paparnya.

Sementara itu, Cahyadi (52)seorang peserta menyatakan. Kalau pihaknya sudah mempersiapkan segala obat-obatan untuk kepentingan gowes.
“Tapi dalam perjalanan, obat-obatan yang saya bawa habis di gunakan. Alhamdulillah, ada Dokpol yang sudah mempersiapkan,”bangganya

Tradisi Terima Bintara Baru di Polres Probolinggo

Polres Probolinggo – Sebanyak 26 Bintara baru lulusan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) tahun ajaran 2017/2018 yang ditugaskan pertama kali di Polres Probolinggo, disambut dengan upacara di halaman Mapolres Probolinggo, Kamis (5/4/2018) pagi tadi.

Upacara penyambutan anggota baru Kepolisian Republik Indonesia yang sebelumnya mengikuti pendidikan di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jatim ini, dipimpin langsung oleh Kapolres Probolinggo AKBP Fadly Samad, dengan dihadiri oleh pejabat utama dan dan diikuti seluruh personel Polres Probolinggo.

Dalam amanatnya, kapolres mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung serta selamat bertugas di Polres Probolinggoo. Mereka para Bintara baru diminta untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas dan mengikuti semua aturan yang berlaku.

Lebih jauh, pria dengan pangkat dua melati dipundaknya itu menambahkan bahwa Polres Probolinggo ini sebagai tempat para Bintara baru untuk mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh selama mengikuti pendidikan di SPN. Kapolres mengajak untuk melaksanakan tugas dengan hati tulus ikhlas dan bertanggung jawab.

“Jangan sungkan belajar dan bertanya kepada senior untuk menambah wawasan pengetahuan serta keterampilan. Jaga sikap dan perilaku, jangan pernah melanggar karena selain merugikan diri pribadi juga membuat buruk nama baik institusi,” pesannya.

Kapolres juga meminta kepada Bintara baru dan para senior untuk tidak terlibat dalam tindak pidana maupun terlibat jaringan narkoba. Pada tahun pesta demokrasi ini, kapolres juga melarang keras agar seluruh anggota tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis.

“Bukan hanya para perwira, para senior Bintara harus bisa menjadi tauladan yang baik. Mereka adalah generasi penerus kita, siapa lagi yang menjadi contoh kalau bukan kita,” tambahnya.

Tradisi penyambutan dengan penyiraman air bunga dilakukan oleh Kapolres kepada perwakilan Bintara baru. Hal itu sebagai tanda penerimaan personel baru yang akan bertugas di Polres Probolinggo.

KOMPASIANA: Mau Wisata ke Bromo Aman dan Lancar ? Pasang Aplikasi ini

Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru ciptaan Tuhan Yang Mahaesa itu merupakan salah satu surga dunia wisata yang dikenal dengan Negeri di atas Awan. Keindahannya menjadi impian para pelancong dunia.

Dalam perjalanan Wisata, timbulnya masalah kadang tidak dapat dihindari. Mulai dari hotel yang penuh, barang tertinggal, barang hilang hingga ke musibah perjalanan. Adakalanya terjadi juga perselisihan dengan wisatawan lain maupun penyedia layanan lokal. Wisatawan acapkali kesulitan untuk mengadu ke Polisi karena tidak adanya info nomor Polisi, atau info lokasi Pos Polisi.

Tapi kini, perjalanan wisata ke Gunung Bromo berbeda. Masalah-masalah yang mungkin dihadapi para Wisatawan bisa diminimalkan dengan pasang aplikasi POLISI PROGRESIF – BROMO PERKASA.

Aplikasi bebas bayar dan tanpa iklan ini memang agak berbeda dengan aplikasi Polres-polres lainnya. Ada tombol LOKASI yang menampilkan posisi Hotel-hotel di Bromo di peta, komplit dengan nomor telponnya dan SPBU-SPBU di area Probolinggo. Jika ikon Hotel disentuh, maka muncul info nama Hotel dan alamatnya. Lalu ada pilihan untuk bernavigasi dengan Google Navigator ~ yang biasanya sudah terinstall di ponsel berbasis Android ~  dan akan membimbing Anda menuju ke lokasi dengan mudah.

Wisatawan juga bisa mengadu soal kehilangan barang, atau kemacetan lewat menu LAPOR. Karena tidak ada batas soal apa yang dilaporkan, maka kalau Wisatawan alami pungli, aplikasi ini juga berguna untuk aktifitas SABER PUNGLI.

Wisatawan bisa menekan tombol darurat saat mengalami musibah. Seperti kejadian baru-baru ini dimana ada seorang Wisatawan yang terpeleset di bibir kawah, Polisi Pariwisata Sukapura langsung meluncur memberikan bantuan. Tombol Darurat yang ditekan akan mengaktifkan sirine di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu dan Anda akan dihubungi untuk verifikasi kondisi musibah agar Polisi yang diluncurkan siap dengan perlengkapan.

Waktu mencari aplikasi ini di PLAYSTORE Google, Saya coba ketik kata MT BROMO di kolom pencarian, ternyata aplikasi ini langsung muncul. Saya coba lagi dengan kata kunci POLISI BROMO, juga langsung muncul. Demikian juga dengan kata kunci: Polisi Paiton, Polisi Kraksaan, Polisi Probolinggo, hingga langsung ke Polisi Progresif. Rupa-rupanya developer aplikasi ini sangat piawai di bidang optimasi mesin pencari 😀 

Memang semestinya para Kapolres memikirkan bagaimana layanan Polisi berbasis IT itu mudah ditemukan dan mudah diakses di ponsel masyarakat. 

Seperti Aplikasi Polres Probolinggo ini.

Saat melihat pengantarnya di Playstore saya dibuat terperangah. Dibuat 2 Bahasa  !  
Hehe sadar wisata beneran nih Polres Probolinggo.. 

Aplikasi Polisi Probolinggo Responsif dan Proaktif ditujukan untuk memberikan kemudahan pada Warga Masyarakat Kabupaten Probolinggo dalam mendapatkan perlindungan keamanan dan layanan kepolisian.
This application is dedicated to Probolinggo citizen or tourists who visit Mount Bromo, Bentar Beach, Duta Beach, to get Probolinggo Police services

Fitur-fitur PROGRESIF yang diberikan adalah:
PROGRESIF features:

LAPOR / Pengaduan: Warga Kabupaten kini mudah melaporkan hal-hal yang meresahkan warga (balap liar, demo, kekerasan), hal kecelakaan lalu lintas atau potensi bahaya lalin, hal tindak pidana kejahatan, kehilangan, pencurian.
REPORTING CRIME: Tourists can submit report for any violence, scams that He/She got by touching “LAPOR” button.

Pesan teks Kapolres AKBP Arman Asmara Syarifuddin SH, SIK, MH, “Gunung Bromo, Kemasyhurannya di dunia membuat jumlah kunjungan Wisatawan mancanegara terus meningkat tahun demi tahun. Kami ingin mempermudah wisatawan saat butuhkan kehadiran, maupun layanan Polisi. Inovasi ini semoga membawa manfaat bagi pengunjung obyek wisata Kabupaten Probolinggo”

Apakah aplikasi ini berfungsi? Pertanyaan ini pasti ada di benak pembaca. Sebab tak semua aplikasi berfungsi sebagaimana diinformasikan. Saya coba cek media sosial, saya temukan ada testimonial dari Hasan, fesbuker Warga Tanjung, Probolinggo menjadi bukti tak terbantahkan. Saya coba unggah skrinsyut nya disini jika diperbolehkan kompasiana.

Skrinsyut laman fesbuk Hasan

Proses unduh aplikasi ini tidak lama karena ukuran filenya hanya 7 MB saja. Kecilnya ukuran, penyediaan informasi yang komplit dan besarnya manfaat aplikasi ini untuk turis, menjadikan aplikasi ini lebih dari layak dan sangat direkomendasikan untuk dipasang oleh para calon wisatawan yang hendak ke mengunjungi obyek-obyek wisata Kabupaten Probolinggo.

Masalah yang dihadapi Wisatawan bisa jadi akan terus ada, tapi dengan aplikasi ini, Wisatawan tak perlu merasa sendiri lagi.

Sampai bertemu di Bromo..!  

Hong Ulun Basuki Langgeng

Sumber: http://www.kompasiana.com/anakgunung/wisata-ke-bromo-mudah-aman-dan-lancar-pasang-aplikasi-ini_58a009bd61afbddb053de7bf