Kapolres Probolinggo Pimpin Apel Sinergitas 3 Pilar Jelang Pilkada 2018

Polres Probolinggo – Apel sinergi tiga pilar Operasi Mantap Praja Semeru 2018 di Kabupaten Probolinggo digelar dalam rangka cipta kondisi kesiapan pengamanan menjelang Pilkada 2018. Kegiatan itu dilakukan di Stadion Gelora Merdeka Kraksaan, Rabu (16/5/18).

Selain dari Polres Probolinggo, Kodim 0820 Probolinggo, Satpol PP Kabupaten Probolinggo, Camat dan Danramil wilayah Rayon 4 Kabupaten Probolinggo, Kepala Desa serta Personel Linmas.

Kapolres Probolinggo AKBP Fadly Samad, sebagai pengambil apel mengatakan apel ini bertujuan untuk pengecekan personil yang akan melaksanakan pengamanan Pilkada 2018 pada 27 Juni 2018. Pengamanan Pilkada meliputi sejak dimulai tahap pertama Pemilu sampai dengan tahap terakhir yaitu dilantiknya Pasangan pemenang dalam Pilkada 2018.

“Dalam penanganan permasalah dalam Pilkada diperlukan keterlibatan dari semua unsur agar permasalahan dapat cepat diatasi dan tidak berkembang,” ucapnya.

Menurutnya, konsep dari sinergitas tiga pilar itu tumbuh dari pedesaan dengan pendekatan kekeluargaan dan dikelola dengan kerja sama yang baik. Apabila sudah berjalan, sehingga bisa mengantisipasi konflik secara dini.

Antisipasi Terorisme, Kapolres Probolinggo Periksa Kesiapan Senpi

Polres Probolinggo – Ratusan senjata api (senpi) milik anggota Polres Probolinggo diperiksa, Senin (14/5/18). Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengantisipasi aksi terorisme yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Kapolres Probolinggo AKBP Fadly Samad menyebutkan, berbagai jenis senpi dilakukan pemeriksaan termasuk yang dipegang oleh masing-masing anggota. Tak hanya itu, amunisi dan perlengkapan perlindungan anggota seperti rompi anti peluru dan lainnya juga ikut diperiksa.

“Kegiatan pengecekan senpi ini dimaksudkan untuk mengetahui kondisi dan keberadaan senpi, sehingga jika sewaktu-waktu dibutuhkan siap digunakan. Hal ini terutama untuk menghadapi aksi kelompok teroris,” ujar kapolres.

Dikatakan kapolres, pihaknya serius mengantisipasi aksi terorisme yang beberapa hari ini meneror Kota Surabaya. Dirinya menekankan kepada anggotanya untuk lebih waspada dan memperketat sistem pengamanan di mako maupun di objek vital lainnya yang berada di wilayah hukum Kabupaten Probolinggo.

Selain itu, kapolres juga menekankan kepada anggotanya, agar setiap penggunaan senjata api haruslah bertanggung jawab. “Harus betul-betul selektif dalam penggunaanya. Kalau tidak dalam kondisi membahayakan terhadap petugas Polri itu sendiri atau membahayakan orang lain, jangan gunakan senjata api,” tegasnya.

Pada pemeriksaan tersebut, pengecekan dilakukan dengan mengecek kondisi dan kelayakan serta kebersihan senjata api. Jumlah amunisi juga ikut dikalkulasi ketersediaannya. Selain kapolres, turut hadir dalam kegiatan itu Kabag Ops, Kabag Sumda, para Kasat, Kapolsek jajaran dan Kasi Propam.

Ops Tumpas Semeru 2018, Polres Probolinggo Musnahkan Barang Bukti

Polres Probolinggo – Kepolisian Resort Probolinggo memusnahkan barang bukti hasil Operasi Tumpas Semeru 2018. Barang haram itu terdiri dari 4.879 botol miras berbagai merek, 15.090 butir obat keras, 21.86 gram sabu-sabu, 30 knalpot bronk, 20 ban cacing, dan 5 kendaraan roda dua tak layak pakai.

“Hasil itu merupakan kinerja anggota selama dua bulan terakhir,” kata Kapolres Probolinggo AKBP Fadly Samad dalam sambutannya sebelum pemusnahan dengan menggunakan mesin tendem roller di mako Polres Probolinggo, Rabu (9/5/18).

Acara pemusnahan barang bukti itu juga dihadiri dari Forpimda Probolinggo, Kajari Kraksaan, P4GN Probolinggo, MUI Probolinggo, Dinkes Probolinggo, dan Disperindag Kabupaten Probolinggo.

Menurut kapolres, operasi ini untuk menjaga kamtibmas di wilayah hukum Polres Probolinggo. “Meminimalisir tindak kejahatan dimulai dari penumpasan barang haram, baik itu minuman maupun obat-obatan terlarang,” jelasnya.

Terlebih, dirinya menyatakan perang terhadap miras oplosan yang sudah mengakibatkan banyak korban meninggal dunia. Tak hanya itu, menyambut bulan suci Ramadhan 1439 H, Polres Probolinggo akan terus menggerakkan anggota maupun instansi samping untuk memberantas miras dan narkotika.

4 Anggota Polres Probolinggo Terima Kenaikan Pangkat Pengabdian

Polres Probolinggo – Upacara korps raport kenaikan pangkat pengabdian yang dilaksanakan bersamaan dengan apel pagi personel Polres Probolinggo yang dipimpin Kapolres Probolinggo AKBP Fadly Samad, di halaman apel Mapolres Probolinggo, Rabu (9/5/18) berjalan khidmat.

Dalam upacara tersebut, empat perwira menengah Polres Probolinggo menerima penghargaan berupa kenaikan pangkat pengabdian menjadi satu tingkat lebih tinggi dari sebelumnya. Mereka diantaranya Kompol Sugeng Wikanto, Kompol Suparmin, AKP Jatmiko Purwokanti, dan Ipda Ripuh Legowo. Pangkat yang disandang oleh para personel ini terhitung mulai tanggal (TMT) 1 Mei 2018.

Saat menyampaikan sambutannya, kapolres mengatakan bahwa kenaikan pangkat pengabdian merupakan penilaian pimpinan secara khusus dan dengan persyaratan khusus pula. Dimana kenaikan pangat pilihan tidak terkait dengan kenaikan pangkat regular, melainkan disesuaikan dengan usia pensiun dan kenaikan pangkat pengabdia diberikan maksimal selama tiga bulan dan minimal satu bulan sebelum yang bersangkutan pensiun serta mempunyai akibat administrasi penuh.

“Kenaikan pangkat ini merupakan wujud penghormatan dan penghargaan dari pimpinan organisasi Polri terhadap anggota yang telah menunjukan prestasi, dedikasi, loyalitas dan pengabdian terhadap tugas dengan baik tanpa adanya perbuatan cela,” ucapnya.

Lebih lanjut, kapolres berharap dengan adanya kenaikan pangkat pengabdian tersebut dapat meningkatkan kualitas diri dan pengetahuan serta kearifan bersikap dan bertindak, meski masa tugas di Kepolisian hamper selesai.

Polres Probolinggo Gelar Konferensi Pers Kasus OTT & Handak

Polres Probolinggo – Jajaran kepolisian resort Probolinggo berhasil mengungkap kasus pemerasan oleh oknum LSM dan kasus Handak. Hal itu dibeberkan oleh Kapolres Probolinggo AKBP Fadly Samad dalam Konferensi Pers, Senin (30/4) di halaman mako polres.

Kasus pemerasan oleh dua orang oknum LSM ini berhasil diungkap anggota Satreskrim Polres Probolinggo beberapa waktu lalu. Keduanya harus berurusan dengan hukum karena diketahui hendak memeras sejumlah kepala desa di wilayah Kabupaten Probolinggo. Mereka adalah Suharto (47), warga Kecamatan Kraksaan, dan Haryanto (47), warga Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo. Keduanya dibekuk saat menunggu sejumlah kades dan perangkat di Desa Sumberkatimoho, Kecamatan Krejengan, pada 24 april lalu.

Dalam memeras korbannya, keduanya hanya bermodal menakut-nakuti sejumlah kades dengan mengaku memiliki bukti bahwa ada sejumlah desa yang melakukan pungutan liar (pungli) terhadap program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL). Sebagai jaminan, para kades dimintai sejumlah uang sehingga mereka tidak dilaporkan ke aparat seperti polisi dan kejaksaan.

“Saat penangkapan, pelaku dan perangkat desa sudah janjian bertemu di salah satu warung untuk memberikan uang tutup mulut sejumlah Rp 6 juta,” jelas kapolres.

Menurut kapolres, kasus ini masih dalam pengembangan lebih lanjut. Sejauh ini tersangka dikenai pasal pemerasan dan pengancaman.

Sedangkan untuk kasus handak, polisi mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya 1 kg bubuk mesiu, 1 bendel sumbu, dan 5 meter mercon rentengan dari tersangka Mohras (38), warga Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo.

Senam Bersama Kartini Polres Probolinggo

Polres Probolinggo – Memperingati Hari Kartini ke 137 tahun 2018, Polres Probolinggo adakan kegiatan senam bersama Bhayangkari, Polwan dan PNS Wanita, Jumat (27/4/18) di lapangan apel Mapolres Probolinggo. Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 Wib diikuti oleh Bhayangkari Cabang Probolinggo dan seluruh anggota Polres Probolinggo.

Dalam arahannya, Wakapolres Probolinggo Kompol Ali Rahmat mengatakan kegiatan senam bersama ini sebagai bentuk apresiasi yang menjadi simbol kebangkitan perempuan untuk hidup sehat. “Olahraga senam perlu dibudidayakan karena selain sehat, senam merupakan olahraga yang murah dan membuat orang gembira,” ungkapnya.

Usai senam, acara pun dilanjutkan dengan pembagian hadiah bagi para pemenang lomba yang sebelumnya sudah digelar. Lomba itu diantaranya merias tanpa kaca, merangkai bumbu dapur, mewiru jarit, menulis di buku halus, dan membaca puisi. Tiga pemenang dari masing-masing kategori itu mendapatkan hadiah menarik.

Ketua Bhayangkari Ny. Dala Fadly Samad menyampaikan bahwa dengan kegiatan senam bersama selain memperingati hari Kartini, kegiatan ini juga bisa dijadikan sebagai ajang silaturahmi antara keluarga besar Polres Probolinggo. “Selain sehat, kita juga dapat berkumpul bersama mempererat tali persaudaraan,” ucapnya.

Selama 14 Hari, Polres Probolinggo Gelar Ops Patuh Semeru 2018

Polres Probolinggo – Operasi Patuh 2018 kembali digelar jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Operasi yang bersifat terpusat ini dilaksanakan oleh seluruh Polda dan Polres di seluruh Indonesia secara serentak. Di Polres Probolinggo sendiri yang berada di bawah kesatuan Polda Jatim, Kamis (26/4) pukul 08.00 Wib melaksanakan Apel Gelar Pasukan Ops Patuh Semeru 2018 di lapangan mapolres.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Wakapolres Probolinggo Kompol Ali Rahmat dalam sambutannya menyampaikan amanat dari Kakorlantas Polri bahwa dalam Operasi Patuh Semeru 2018 yang menjadi fokus perhatian saat ini adalah keselamatan bagi pengguna jalan. “Karena keselamatan menjadi sesuatu yang pertama dan utama dalam berlalu lintas,” jelasnya.

Keselamatan dalam berlalu lintas sering diabaikan bahkan tidak dianggap penting. Kesadaran pengguna lalu lintas baik pejalan kaki, pengendara kendaraan bermotor maupun pengguna jalan lainnya masih rendah. Selain itu, masih ditemukan pengendara yang melawan arus lalu lintas pengemudi menggunakan hp, pengemudi pengemudi sepeda motor berboncengan lebih dari satu, pengemudi di bawah umur, pengemudi dan penumpang sepeda motor tidak menggunakan helm SNI, pengemudi kendaraan bermotor menggunakan narkoba atau mabuk, ataupun pengemudi kendaraan melebihi kecepatan yang ditentukan.

Tujuan dari Operasi Patuh ini untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas serta meningkatkan kelancaran arus lalu lintas. Biasanya, dalam operasi atau razia yang digelar kepolisian, yang kerap melakukan pelanggaran adalah pengguna sepeda motor. Para pemotor sering berulah menjengkelkan di jalanan. Aksi ngawur yang dilakukan pemotor tak jarang membahayakan pengguna jalan lainnya.

“Semoga pada Operasi Patuh Semeru 2018 kali ini angka kecelakaan bisa menurun,” imbuh wakapolres.

Dalam apel gelar pasukan pagi itu dihadiri juga dari Forkopimda Kabupaten Probolinggo, Dishub, Satpol PP, Sub Denpom Probolinggo dan Kodim 0820 Probolinggo. Pemasangan pita operasi menjadi simbol bahwa Ops Patuh resmi dimulai tanggal 26 April hingga 9 Mei 2018.

Berantas Miras, Polres Probolinggo Gelar FGD Bersama Instansi

Tribratanews Polres Probolinggo – Menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bukan hanya semata-mata tugas kepolisian. Pada dasarnya, bahwa menyangkut masalah keamanan dan ketertiban masyarakat, menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat di manapun berada.

Hal tersebut dikemukakan Kapolres Probolinggo AKBP Fadly Samad pada acara Forum Group Discussion (FGD) Penanggulangan Miras dan Pembentukan Tim Saber Miras di Kabupaten Probolinggo, Rabu (25/4/18) di ruang Eksekutif Rupatama Parama Satwika Polres Probolinggo.

Selain itu, dalam sambutannya kapolres juga mengatakan perlu adanya penanganan bersama terkait maraknya miras dan narkotika dengan membuat tim anti mirasantika (miras dan narkotika). “Kita laksanakan pencegahan juga pemberantasan miras dan narkoba di momentum yang tepat menjelang bulan ramadhan,” ungkapnya.

Kapolres turut menghimbau kepada masyarakat tentang penyalahgunaan dan bahaya akibat miras. Diharapkan kepada seluruh institusi dapat bertanggung jawab dan ikut aktif terkait pemberantasan miras dan narkotika agar tidak ada lagi korban.

“Untuk tim akan segera dibuatkan peraturannya. Dan masing-masing stakeholder membuat surat edaran untuk tidak lagi mengeluarkan surat ijin perdagangan miras. Serta memberikan himbauan agar pembelian alkohol tidak untuk anak di bawah umur,” imbuh kapolres.

Dalam acara yang dihadiri dari berbagai institusi yang ada di Kabupaten Probolinggo itu, mendukung adanya pembentukan tim saber miras tersebut. Salah satunya Kabag Hukum Pemkab Probolinggo Siti Amilah mengungkapkan bahwa Bupati dan anggota DPRD akan membuat aturan lebih tegas dalam penanganan miras karena selama ini dalam penanganannya masih tergolong ringan. “Dari edaran bupati ada peraturan lagi Perda No. 3 tahun 2014 tentang pengawasan dan peredaran alkohol di wilayah Kabupaten Probolinggo,” jelasnya.

Sedangkan Kepala Satpol PP Kabupaten Probolinggo menyampaikan mereka siap mendukung Polri 24 jam dalam memberantas miras. Selain itu, satpol PP juga siap untuk melaksanakan penyuluhan ke sekolah-sekolah terkait rawannya miras maupun narkotika.

Begini Silaturahmi Kesehatan Yang Dilakukan Dokpol Polres Probolinggo

Tribratanews Polres Probolinggo – Polres Probolinggo melalui Dokter Kesehatan, melakukan silaturahmi ke Pengasuh Ponpes Nurul Qodim Kalikajar, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Rabu (18/4).

Dokpol mendatangi kediaman KH Abdul Hasan atau KH Ubed untuk melakukan silaturahmi ke kalangan kyai dan pondok pesantren untuk makin mendekatkan diri dengan masyarakat.

Pada saat itu pula, KH Ubad panggilan akrab warga mengeluh nyeri dan radang tenggorokan. Sehingga, Dokpol langsung melakukan pemeriksaan kesehatan dan memberika obat-obatan pada pengasuh tersebut.

Kapolres Probolinggo AKBP Fadly Samad melalui Paurkes Aiptu Hendro mengatakan, kalau silaturahmi ini di lakukan sebagai bentuk menjaga sinergitas demi tercapainya daerah yang aman serta kondusif.

“Kegiatan ini untuk menyambung tali silaturahmi dengan pengasuh Ponpes di wilayah Hukum Polres Probolinggo,”jelas Aiptu Hendro.

Menurut Hendro, kalau silaturahmi kesehatan dengan mendatangi rumah pengasuh Pondok Pesantren bukan hanya di lakukan kali ini saja.

“Ini dilakukan secara bertahap dari Ponpes satu ke ponpes yang lainnya yang secara bergiliran,” pungkasnya.

Jelang Pilkada Damai 2018, Polres Probolinggo Gelar FGD

Tribratanews Polres Probolinggo – Untuk menangkal berita hoax di media sosial serta mewujudkan Pilkada Probolinggo tahun 2018 secara damai, Polres Probolinggo mengundang sejumlah elemen masyarakat dalam kegiatan Forum Grup Diskusi (FGD) yang digelar di Gedung Islamic Centre Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Senin (16/4).

Dengan tema “Mencegah Konflik Sosial Isu Sara, Ujaran Kebencian dan Berita HOAX Menuju Pilkada Damai 2018, Kapolres Probolinggo AKBP Fadly Samad memimpin langsung jalannya FGD. Kegiatan dihadiri oleh Forkopimda Kabupaten Probolinggo, kapolsek jajaran Polres Probolinggo, Danramil, Camat se-Kabupaten Probolinggo, FKUB Kabupaten Probolinggo, MUI, Toga dan Tomas Kabupaten Probolinggo.

“FGD ini penting diadakan sebagai salah satu bentuk komitmen kita untuk mewujudkan Pilkada damai dan juga sebagai media mencerdaskan masyarakat agar kita bisa bijak dalam bermedia sosial,” ujar kapolres.

Dalam sambutannya, kapolres juga menyampaikan, selain bertujuan untuk cipta kondisi menjelang pilkada terkait beredarnya berbagai permasalahan masyarakat menjelang pilkada di kabupaten Probolinggo, diharapkan juga para petinggi wilayah untuk melaksanakan sinergitas dengan masyarakat agar tercipta sebuah suasana damai di masyarakat agar pilkada berjalan aman, lancar, dan terkendali.

“Dikarenakan adanya istilah polaritas terlegitimasi maka dikhawatirkan dapat terjadi konflik antara dua kubu yang terpolarisasi sehingga rentan akan adanya black champagne atau kampanye hitam,” imbuhnya.

Tak hanya itu, dibentuknya satgas nusantara, tujuannya sebagai agen cooling system di masyarakat untuk bersama-sama menyatukan persepsi dengan harapan tidak terjadinya gesekan di masyarakat.

Selain kapolres, dari MUI juga memberikan paparannya terkait berita Hoax tentang ajaran agama islam. Sedangkan Kasat Intelkam dan Kasat Reskrim memaparkan terkait undang-undang ITE dan apa saja kriteria ujaran kebencian yang dapat diproses hukum termasuk juga bagaimana polisi memproses hukum bagi mereka yang dilaporkan akibat melakukan ujaran kebencian.