SAMBUNG TALI SILATURAHMI DI BULAN RAMADHAN, DOKPOL POLRES PROBOLINGGO SAMBANG TOKOH AGAMA

Di Bulan Suci Ramadhan 1439 Hijriyah, Polres Probolinggo melalui Dokter Polisi (Dokpol) silaturahmi ke Tokoh Agama Dan Tokoh Masyarakat (Toga Tomas) diwilayah hukum Polres Probolinggo.

Saat ini melalui Dokter Kesehatan, melakukan silaturahmi ke Pengasuh Taman Tahfidz Al-Qur’an di desa Rawan Kecamatan Krejengan.

Dokpol mendatangi kediaman Ustad H Robani untuk melakukan silaturahmi ke kalangan kyai dan pondok pesantren untuk makin mendekatkan diri dengan masyarakat.

Pada saat itu pula, H Robani panggilan akrab warga mengeluh soal Kesehatannya. Sehingga, Dokpol langsung melakukan pemeriksaan kesehatan dan memberika obat-obatan pada pengasuh tersebut.

Kapolres Probolinggo AKBP Fadly Samad melalui Paurkes AIPTU Hendro mengatakan, kalau silaturahmi ini di lakukan sebagai bentuk menjaga sinergitas demi tercapainya daerah yang aman serta Kondusif.

“Kegiatan ini untuk menyambung tali silaturahmi dengan pengasuh Ponpes di wilayah Hukum Polres Probolinggo,”jelas Aiptu Hendro.

Menurut Hendro, kalau silaturahmi Kesehatan dengan mendatangi rumah pengasuh Pondok Pesantren bukan hanya di lakukan kali ini saja.

“Ini dilakukan secara bertahap dari Ponpes satu ke ponpes yang lainnya yang secara bergiliran,”pungkasnya. (*)

Kapolres Probolinggo Pimpin Apel Sinergitas 3 Pilar Jelang Pilkada 2018

Polres Probolinggo – Apel sinergi tiga pilar Operasi Mantap Praja Semeru 2018 di Kabupaten Probolinggo digelar dalam rangka cipta kondisi kesiapan pengamanan menjelang Pilkada 2018. Kegiatan itu dilakukan di Stadion Gelora Merdeka Kraksaan, Rabu (16/5/18).

Selain dari Polres Probolinggo, Kodim 0820 Probolinggo, Satpol PP Kabupaten Probolinggo, Camat dan Danramil wilayah Rayon 4 Kabupaten Probolinggo, Kepala Desa serta Personel Linmas.

Kapolres Probolinggo AKBP Fadly Samad, sebagai pengambil apel mengatakan apel ini bertujuan untuk pengecekan personil yang akan melaksanakan pengamanan Pilkada 2018 pada 27 Juni 2018. Pengamanan Pilkada meliputi sejak dimulai tahap pertama Pemilu sampai dengan tahap terakhir yaitu dilantiknya Pasangan pemenang dalam Pilkada 2018.

“Dalam penanganan permasalah dalam Pilkada diperlukan keterlibatan dari semua unsur agar permasalahan dapat cepat diatasi dan tidak berkembang,” ucapnya.

Menurutnya, konsep dari sinergitas tiga pilar itu tumbuh dari pedesaan dengan pendekatan kekeluargaan dan dikelola dengan kerja sama yang baik. Apabila sudah berjalan, sehingga bisa mengantisipasi konflik secara dini.

Antisipasi Terorisme, Kapolres Probolinggo Periksa Kesiapan Senpi

Polres Probolinggo – Ratusan senjata api (senpi) milik anggota Polres Probolinggo diperiksa, Senin (14/5/18). Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengantisipasi aksi terorisme yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Kapolres Probolinggo AKBP Fadly Samad menyebutkan, berbagai jenis senpi dilakukan pemeriksaan termasuk yang dipegang oleh masing-masing anggota. Tak hanya itu, amunisi dan perlengkapan perlindungan anggota seperti rompi anti peluru dan lainnya juga ikut diperiksa.

“Kegiatan pengecekan senpi ini dimaksudkan untuk mengetahui kondisi dan keberadaan senpi, sehingga jika sewaktu-waktu dibutuhkan siap digunakan. Hal ini terutama untuk menghadapi aksi kelompok teroris,” ujar kapolres.

Dikatakan kapolres, pihaknya serius mengantisipasi aksi terorisme yang beberapa hari ini meneror Kota Surabaya. Dirinya menekankan kepada anggotanya untuk lebih waspada dan memperketat sistem pengamanan di mako maupun di objek vital lainnya yang berada di wilayah hukum Kabupaten Probolinggo.

Selain itu, kapolres juga menekankan kepada anggotanya, agar setiap penggunaan senjata api haruslah bertanggung jawab. “Harus betul-betul selektif dalam penggunaanya. Kalau tidak dalam kondisi membahayakan terhadap petugas Polri itu sendiri atau membahayakan orang lain, jangan gunakan senjata api,” tegasnya.

Pada pemeriksaan tersebut, pengecekan dilakukan dengan mengecek kondisi dan kelayakan serta kebersihan senjata api. Jumlah amunisi juga ikut dikalkulasi ketersediaannya. Selain kapolres, turut hadir dalam kegiatan itu Kabag Ops, Kabag Sumda, para Kasat, Kapolsek jajaran dan Kasi Propam.

TUMBUHKAN KEPEDULIAN SESAMA, POLRES PROBOLINGGO GANDENG HMI NURUL JADID PAITON

PROBOLINGGO | Dokpol Polres Probolinggo bersama Himpunan Mahasiswa Islam Universitas Nurul Jadid Paiton, Sebagai bentuk kepedulian dan rasa kasih sayang kepada anak-penderita Micro Cephalgi, berikan tali asih kepada Bayi Nur Fatimah (6 bln) di desa Liprak Kulon Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, Jum’at (10/05).
Tim Dokpol Polres Probolinggo bersama Belasan mahasiswa yang merupakan perwakilan dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Universitas Nurul Jadid Paiton, tersebut menyerahkan donasi bakti sosial berupa sembako dan uang hasil sumbangan mahasiswa.
Paurkes Dokpol Polres Probolingo, Aiptu Hendro mengatakan, bakti sosial dilakukan sebagai bentuk kepedulian polres polri kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Kegiatan bakti sosial ini bertujuan menumbuhkan jiwa sosial, dan rasa kepedulian terhadap sesama dikalangan Polri dan mahasiswa. Kami berharap sedikit rezeki berupa donasi sembako dan uang ini dapat bermanfaat bagi keluarga Ibu Anisa,” ujarnya.
Sementara itu, ibunda bayi Nur Fatimah, Anisa mengucapkan terimakasih atas kepedulian yang diberikan oleh Polres Probolinggo dan para mahasiswa Nurul Jadid Paiton.
“Kami juga berharap dengan kehadiran Pak Dokter Polisi dan para mahasiswa Universitas Nurul Jadid kepada Penderita penyakit dikalangan keluarga tidak mampu, dapat memberikan semangat, mengispirasi dan memotivasi keluarga penderita untuk terus bersemangat menjalani kehidupan,” harapnya.
Menanggapi bakti sosial tersebut, Kapolres Probolinggo AKBP Fadly Samad SH, SIK, MH, MSi, mengapresiasi kegiatan positif mahasiswa bersama Dokpol Polres Probolinggo.
“Melalui bakti sosial bersama ini, mudah-mudahan seluruh mahasiswa Universitas Nurul Jadid Paiton, tumbuh kebiasaan untuk tolong-menolong dan keinginan meringankan beban saudara kita,” tandasnya.(timdokpol)

Ops Tumpas Semeru 2018, Polres Probolinggo Musnahkan Barang Bukti

Polres Probolinggo – Kepolisian Resort Probolinggo memusnahkan barang bukti hasil Operasi Tumpas Semeru 2018. Barang haram itu terdiri dari 4.879 botol miras berbagai merek, 15.090 butir obat keras, 21.86 gram sabu-sabu, 30 knalpot bronk, 20 ban cacing, dan 5 kendaraan roda dua tak layak pakai.

“Hasil itu merupakan kinerja anggota selama dua bulan terakhir,” kata Kapolres Probolinggo AKBP Fadly Samad dalam sambutannya sebelum pemusnahan dengan menggunakan mesin tendem roller di mako Polres Probolinggo, Rabu (9/5/18).

Acara pemusnahan barang bukti itu juga dihadiri dari Forpimda Probolinggo, Kajari Kraksaan, P4GN Probolinggo, MUI Probolinggo, Dinkes Probolinggo, dan Disperindag Kabupaten Probolinggo.

Menurut kapolres, operasi ini untuk menjaga kamtibmas di wilayah hukum Polres Probolinggo. “Meminimalisir tindak kejahatan dimulai dari penumpasan barang haram, baik itu minuman maupun obat-obatan terlarang,” jelasnya.

Terlebih, dirinya menyatakan perang terhadap miras oplosan yang sudah mengakibatkan banyak korban meninggal dunia. Tak hanya itu, menyambut bulan suci Ramadhan 1439 H, Polres Probolinggo akan terus menggerakkan anggota maupun instansi samping untuk memberantas miras dan narkotika.

4 Anggota Polres Probolinggo Terima Kenaikan Pangkat Pengabdian

Polres Probolinggo – Upacara korps raport kenaikan pangkat pengabdian yang dilaksanakan bersamaan dengan apel pagi personel Polres Probolinggo yang dipimpin Kapolres Probolinggo AKBP Fadly Samad, di halaman apel Mapolres Probolinggo, Rabu (9/5/18) berjalan khidmat.

Dalam upacara tersebut, empat perwira menengah Polres Probolinggo menerima penghargaan berupa kenaikan pangkat pengabdian menjadi satu tingkat lebih tinggi dari sebelumnya. Mereka diantaranya Kompol Sugeng Wikanto, Kompol Suparmin, AKP Jatmiko Purwokanti, dan Ipda Ripuh Legowo. Pangkat yang disandang oleh para personel ini terhitung mulai tanggal (TMT) 1 Mei 2018.

Saat menyampaikan sambutannya, kapolres mengatakan bahwa kenaikan pangkat pengabdian merupakan penilaian pimpinan secara khusus dan dengan persyaratan khusus pula. Dimana kenaikan pangat pilihan tidak terkait dengan kenaikan pangkat regular, melainkan disesuaikan dengan usia pensiun dan kenaikan pangkat pengabdia diberikan maksimal selama tiga bulan dan minimal satu bulan sebelum yang bersangkutan pensiun serta mempunyai akibat administrasi penuh.

“Kenaikan pangkat ini merupakan wujud penghormatan dan penghargaan dari pimpinan organisasi Polri terhadap anggota yang telah menunjukan prestasi, dedikasi, loyalitas dan pengabdian terhadap tugas dengan baik tanpa adanya perbuatan cela,” ucapnya.

Lebih lanjut, kapolres berharap dengan adanya kenaikan pangkat pengabdian tersebut dapat meningkatkan kualitas diri dan pengetahuan serta kearifan bersikap dan bertindak, meski masa tugas di Kepolisian hamper selesai.

Tak Kenal Lelah Berikan Pengobatan Gratis, Polres Probolinggo Sasar Kampung Nelayan

PROBOLINGGO | Dokpol Polres Probolinggo tidak lelah memberikan pengobatan gratis diwilayah Kabupaten Probolinggo, di Kampung Nelayan desa Kalibuntu Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo tidak luput disasar,  pada hari Senin (7/05).
secara bergiliran, ratusan warga beragam usia itu antri untuk di lakukan tes kesehatan. Bahkan, warga juga menyempatkan diri menegecek Kadar Gula Darah, yang diketahui pantauan secara langsung dilapangan
dari hasil pemeriksaan, kebanyakan yang dikeluhkan warga adalah sakit pegal-pegal serta gatal-gatal. Sehingga, oleh tim medis kemudian diberikan Obat dan Vitamin ke warga yang sebelumnya dilakukan pemeriksaan kesehatan gratis itu.
“ini Obatnya diminum dengan teratur ya, semoga cepat sembuh,” jelas Paur Kesehatan Polres Probolinggo Aiptu Hendro di lokasi kepada salah satu warga yang memeriksakan kondisi kesehatannya.
Hendro menyatakan pengobatan ini merupakan salah satu bentuk keprihatinan dan kepedulian Polres Probolinggo kepada warga Pesisir Kalibuntu yang mayoritas warga bekerja sebagai Nelayan
“Kesehatan harus di jaga supaya ketika tetap fit, jangan lupa minum Vitamin penunjang sebelum beraktifitas di laut” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Probolinggo AKBP Fadly Samad menyatakan, kalau pemberian Kesehatan Gratis di kampung Nelayan, sekaligus upaya Polisi untuk lebih dekat dengan masyarakat, melalui bentuk kegiatatan nyata dan secara langsung sambang lokasi.
“Pengobatan gratis ini selain membantu meringankan masyarakat, juga mewujudkan paradigma Polri yang bersahaja, dicintai, dan semakin dekat dengan masyarakat,” imbuhnya.

BULAN BHAKTI KESEHATAN, POLRES PROBOLINGGO GELAR DONOR DARAH

PROBOLINGGO | Polres Probolinggo Kabupaten melalui Dokpol menggelar Bulan Bhakti donor darah di Balai Desa Kedungrejoso Kecamatan Kotaanyar Kabupaten Probolinggo,  Kamis (3/05) sekitar pukul 8.15 WIB.
Paurkes Dokpol Polres Probolinggo Aiptu Listiawan Hendro Winarno menjelaskan, kalau donor darah itu diikuti oleh 161 orang pedonor dari warga sekitar dan Pemerintah Kecamatan Kotaanyar.
Pada pelaksanaannya Polres Probolinggo bekerja sama dengan PMI Kabupaten Probolinggo, dan sebagai bentuk Bhakti Polri dalam rangka Bulan Bhakti Kesehatan tahun 2018, “Donor darah ini bekerja sama dengan PMI Kabupaten Probolinggo,”jelas Hendro.
Hendro melanjutkan, kalau kepolisian selalu hadir dalam kegiatan sosial dan tidak hanya melakukan penegakan hukum saja.
“Semoga setetes darah yang diberikan bisa bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan”. Pungkasnya.
sampai pelaksanaan selesai kegiatan berlangsung lancar, dan mendapat apresiasi dari masyarakat dan diharapkan kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkesinambungan.

Pelajar SMK Dapat Himbauan Dari Humas Polres Probolinggo

Polres Probolinggo – Usai peringatan Hari Pendidikan Nasional, selang sehari SMK Negeri 2 Kraksaan mengumumkan hasil UN yang bertempat di Gedung Islamic Centre Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Kamis (3/5). Memanfaatkan momen tersebut, tim Humas Polres Probolinggo memberikan himbauan di sela-sela acara.

Dalam kesempatan siang itu, Bripda Gladys Elvira Simanjutak bersama Bripa Ahmad Maroziq memberikan himbauan kepada para siswa yang lulus agar tidak meluapkan kegembiraannya dengan melakukan hal-hal yang negatif seperti mencoret-coret baju, tidak mabuk-mabukan, terlebih lagi melakukan konvoi di jalan raya. Yang mana perbuatan tersebut dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.

Kids jaman now itu sekarang harus positif, bukan yang sukanya melanggar aturan dan meresahkan warga. Apalagi sampai menyusahkan orang tua yang sudah bersusah payah memenuhi kebutuhan kalian,” ucap Bripda Gladys.

Hal itu disampaikan terlebih lagi saat ini juga sedang berlangsung Operasi Patuh Semeru 2018. Dengan adanya konvoi di jalanan selain mengganggu warga dan kelancaran jalan umum, para siswa pun juga bisa dilakukan tilang oleh petugas.

Polisi sendiri mengapresiasi pihak sekolah yang telah mengadakan kegiatan positif dalam pengumuman kelulusan siswa. Diharapkan pihak sekolah tetap menjaga ketertiban setiap tahunnya dan memberikan pengawasan lebih kepada murid-muridnya agar menjadi penerus bangsa yang smart dan bertanggung jawab.

 

SOPIR DI RAZIA DAN DICEK PENGGUNAAN ALKOHOL, DALAM RANGKA OPS PATUH SEMERU 2018 POLRES PROBOLINGGO

PROBOLINGGO | Dalam rangka memaksimalkan Operasi Patuh Semeru 2018 Polres Probolinggol, Satuan Polisi Lalulintas (Satlantas) Polres Probolinggo bersama Dokpol Polres Probolinggo,lakukan Tes Alkohol pada sejumlah sopir Bus yang melintas di jalur  Probolinggo. Pada 02/05 kemarin siang.

Pendeteksian Alkohol pada sejumlah sopir bus itu, dilakukan di jalan Raya Jorongan Kecamatan Leces Kabupaten Probolinggo.

Dilakukannya deteksi dini Alkohol oleh Kepolisian Resort Probolinggo Kabupaten pada sopir bus dan angkutan lainnya,  sebagai salah satu upaya menciptakan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan sebagai rangkaian kegiatan Operasi Patuh Semeru 2018.

Sebab, Bus yang malintas di Jalur Pantura Probolinggo, kebanyakan tujuan, Situbondo, Bondowoso, Jember, Banyuwangi dan Bali serta daerah timur lainnya.

“Untuk menghindari dari kecelakaan, sehingga kita lakukan deteksi dini dengan cara Tes Alkohol,”jelas Kapolres Probolinggo AKBP Fadly Samad melalui Kasat Lantas AKP Ega Prayudi ketika di temui di lokasi.

Alasan diterapkannya pemeriksaan alkohol karena para awak bus, terutama awak bus yang diperkirakabn menenggak minuman beralkohol dalam tugasnya. “Meski tidak semua pengemudi bus yang melakukan seperti itu,”ungkap Putra Komedian Tukul Arwana ini.

Dokpol Polres Probolinggo, Aiptu Hendro mengungkapkan, kalau deteksi alkohol tersebut untuk mengetahui apakah sopir bus menggunakan alkohol apa tidak.

“hanya dengan sebuah alat ditaruh di mulut, dengan bicara pun bisa mengetahui kadar alkohol dari si pengemudi dan bisa juga di tiup,” ujarnya.

Dia melanjutkan, setelah di lakukan peniupan oleh pengemudi ke alat deteksi Alkohol, kemudian muncul di layar alat tersebut seberapa besar alkohol yang di konsumsi.

“Kalau sopir itu menggunakan Alkohol, nantinya di layar alat keluar. Apakah menggunakan atau tidak,”pungkas Hendro.

Sampai berakhirnya pelaksanaan kegiatan razia tersebut dari pantauan lapangan, diketahui bahwa hasil pemeriksaan alcohol terhadap sejumlah sopir bus tidak diketemukan penggunaan Alkohol.

“Alhamdulillah dari hasil pemeriksaan tidak ada yang konsumsi / menggunakan Alkohol,” imbuh Hendro.